PELATIHAN PENULISAN JURNAL INTERNASIONAL


Rabu, 28 Desember 2016|10:41:58 |Dibaca : 188 Pembaca
about img

Lembaga Penelitian Universitas Tamansiswa Padang terus berupaya meningkatkan kualitas dosen dalam melaksanakan tridharma perguruan Tinggi, salah satunya adalah penelitian.  Penelitian  wajib dilakukan bagi bagi dosen, yang akan menghasilkan output atau luaran berupa publikasi baik nasional maupun internasional. Sesuai dengan visi dari lembaga penelitian  yaitu meningkatkan jumlah publikasi internasional, maka lembaga penelitian Universitas  Tamansiswa Padang mengadakan pelatihan bagi dosen dengan tema “Kiat sebagai penulis pemula Untuk publikasi Jurnal Internasional. Kegiatan tersebut diadakan pada tanggal 2 Desember 2016 dengan narasumber bapa Dr. Hardian Zainul, M.Si (dari Universitas Negeri Padang). Diharapkan dari pelatihan ini akan banyak terbit karya-karya dosen Unitas Padang yang publikasi pada jurnal internasional. Karena publikasi merupakan salah satu indikator kemajuan dari perguruan tinggi (institusi). Dengan banyak publikasi juga akan menunjukan perguruan tinggi dan sumberdaya manusia menjadi unggul. Ini semua menjadi modal bagi Unitas padang untuk menjaga keberlangsungan ilmu pengetahuan dan manfaatnya dapat dirasakan oleh siapapun.

Pelatihan penulisan jurnal atau publikasi ilmiah internasional sangat diperlukan karena pada saat ini Indonesia tertinggal jauh dibandingkan dengan negara-negara lain seperti Pakistan, India, Malaysia dan Singapura serta semakin tertinggal jauh dari Jepang, Amerika dan negara maju lainnya. Kegiatan ini merupakan pembekalan bagi dosen Unitas yang sedang menyelesaikan studi S3. Ada beberapa alasan mengapa publikasi ilmiah itu harus dilakukan. Pertama, sebagai fungsi tanggung jawab, penelitian seseorang atau kelompok tertentu harus dapat dipertanggungjawabkan secara lmiah sehinggga penelitian tersebut adalah penelitian yang bermutu. Kedua, menghindari adanya duplikasi atau plagiat dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Ketiga, Jati diri, dengan melakukan publikasi kita bisa menunjukkan keahlian kita berada di suatu bidang tertentu. Keempat, Moral, dalam melakukan publikasi kejujuran dari para penulis merupakan suatu harga mati, karena jika mereka melakukan kebohongan maka mereka tidak pantas berada di dunia akademik yang senantiasa menjunjung tinggi moral dan etika. Kelima, asas manfaat, Hendaknya pengetahuan kita bermanfaat baik secara langsung maupun tidak langsung bagi ilmu pengetahuan dan kemanusiaan.

Link Utama